Tian : “ gimana mi ? soal yang kemaren udah dipikirin belum, aku bener-bener nyesel kenapa dulu aku gak nerima kamu, padahal kamu sayang banget ama aku “
Ami : “ Oh, soal yang kemaren aku, aku belom bisa ngejawab sekarang karena kamu tahu sendiri kan gimana posisiku sekarang “
Tian : “ aku ngerti kok, aku bisa nunggu “
Ami : Tersenyum manis
“ Tian hari udah sore lebih baik kita pulang sekarang, aku takut nanti akan turun hujan “
Tian : “ ya udah kalau gitu aku anterin kamu pulang “
Ami : Kaget! Menolak ajakan Tian.
“ gak usah, gak usah aku bisa pulang sendiri kok “
Tian : “ ya udah kalau gitu hati-hati yah “
Mencium tangan Ami.
Hari berganti hari dan Ami pun makin dekat dengan Tian. Dan suatu hari Ardi mengetahui kalau ternyata Ami selalu pulang bareng dengan Tian.
Ardi : “ mi, aku udah tau kok kalau sebenernya kamu suka ama Tian, kecengan kamu yang dulu kan “
Ami : kaget dan merasa bersalah
“ aku gak bermaksud untuk menyakiti hati kamu Di. Aku kira aku bisa melupakan Tian, tetapi aku salah, semakin aku ingin melupakannya semakin sayang aku sama dia. Aku minta maaf Di, sungguh “
Ardi : “ semua ini udah terjadi dan aku gak bisa berbuat apa-apa lagi”
Bernapas sebentar
“ sepertinya aku harus bisa melupakan dan menyerahkanmu kepada Tian, karena percuma aja kalaupun kamu jadi pacarku hatimu tetap akan ada pada Tian “
Ami : Terkejut
“ apa, kamu akan melepaskan aku. Lalu bagaimana dengan perasaanmu sendiri apa kamu tidak akan sakit hati, bila aku bersama tian “
Ardi : “ sakit hati itu pasti, tapi aku hanya ingin kamu bahagia. Sudahlah kamu jangan perdulikan aku lagi “
Pergi dengan luka dihati.
Lau keesokan harinya tersiar kabar bahwa Ardi telah meninggal dunia karena mengalami kecelakaan. Dan ami merasa bersalah telah meninggalkan Ardi’
Ami : Menangis
“ shofi ternyata aku memang benar-benar egois. Aku telah mengorbankan nyawa seseorang demi kebahagiaanku. Aku benar-benar merasa bersalah “
Shofi : Menenangkan Ami
“ semua itu telah terjadi, kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi, karena semua ini adalah takdir Tuhan YME. Dibalik semua kejadian yang kita alami pasti ada hikmahnya, kita harus menerima dengan apa adanya dan selalu berpegang teguh kepada tuhan. Karena semua yang terjadi pada diri kita adalah sebuah Misteri Illahi.”
Ami : “ mulai sekarang aku gak akan bersikap egois lagi, aku janji “
Dan pada akhirnya Ami menjadi pacar Tian, dan mereka tidak akan pernah melupakan Ardi, seseorang yang telah rela mengorbankan nyawanya demi kebahagiaan orang lain.
THE END
Asli buatan dalam negri!!!
Triangle's love part 2
Posted by
Lembaran Hati Shefardanie
on Saturday, October 31, 2009
Labels:
SHORT STORY
0 comments:
Post a Comment
Makasih ya buat komentarnya trus jangan lupa terus baca dan hargai produk dalam negri.
Note: Only a member of this blog may post a comment.